SEJARAH INFORMASI
Kata informasi berasal dari kata
Perancis kuno informacion (tahun 1387) yang diambil dari bahasa Latin
informationem yang berarti “garis besar, konsep, ide”. Informasi merupakan kata
benda dari informare yang berarti aktivitas dalam “pengetahuan yang
dikomunikasikan” Informasi merupakan fungsi penting untuk membantu mengurangi
rasa cemas seseorang. Menurut Notoatmodjo (2008) bahwa semakin banyak informasi
dapat memengaruhi atau menambah pengetahuan seseorang dan dengan pengetahuan menimbulkan
kesadaran yang akhirnya seseorang akan berperilaku sesuai dengan pengetahuan
yang dimilikinya.Para Yunani kuno kata untuk form adalah μορφή (morphe; cf.
morph) dan juga εἶδος (eidos) "ide, bentuk, set", kata yang terakhir
ini biasa digunakan dalam pengertian teknis filosofis oleh Plato (dan kemudian
Aristoteles) untuk menunjukkan identitas yang ideal atau esensi dari sesuatu
(lihat Teori bentuk). "Eidos" juga dapat dikaitkan dengan pikiran,
proposisi atau bahkan konsep.Pada awal sejarah, manusia bertukar informasi
melalui bahasa. Maka bahasa adalah teknologi, bahasa memungkinkan seseorang
memahami informasi yang disampaikan oleh orang lain. Tetapi bahasa yang
disampaikan dari mulut ke mulut hanya bertahan sebentar saja, yaitu hanya pada
saat si pengirim menyampaikan informasi melalui ucapannya itu saja. Setelah
ucapan itu selesai, maka informasi yang berada di tangan si penerima itu akan
dilupakan dan tidak bisa disimpan lama. Selain itu jangkauan suara juga
terbatas. Untuk jarak tertentu, meskipun masih terdengar, informasi yang
disampaikan lewat bahasasuara akan terdegradasi bahkan hilang sama sekali.
Setelah itu teknologi penyampaian informasi berkembang melalui gambar. Dengan
gambar jangkauan informasi bisa lebih jauh. Gambar ini bisa dibawa-bawa dan
disampaikan kepada orang lain. Selain itu informasi yang ada akan bertahan
lebih lama. Beberapa gambar peninggalan zaman purba masih ada sampai sekarang
sehingga manusia sekarang dapat (mencoba) memahami informasi yang ingin
disampaikan pembuatnya. Ditemukannya alfabet dan angka arabik memudahkan cara
penyampaian informasi yang lebih efisien dari cara yang sebelumnya. Suatu
gambar yang mewakili suatu peristiwa dibuat dengan kombinasi alfabet, atau
dengan penulisan angka, seperti MCMXLIII diganti dengan 1943. Teknologi dengan
alfabet ini memudahkan dalam penulisan informasi itu. Kemudian, teknologi
percetakan memungkinkan pengiriman informasi lebih cepat lagi. Teknologi
elektronik seperti radio, televisi, komputer mengakibatkan informasi menjadi
lebih cepat tersebar di area yang lebih luas dan lebih lama tersimpan.
PENGERTIAN INFORMASI
Informasi adalah pesan (ucapan
atau ekspresi) atau kumpulan pesan yang terdiri dari order sekuens dari simbol,
atau makna yang dapat ditafsirkan dari pesan atau kumpulan pesan. Informasi
dapat direkam atau ditransmisikan. Hal ini dapat dicatat sebagai tanda-tanda,
atau sebagai sinyal berdasarkan gelombang. Informasi adalah jenis acara yang
mempengaruhi suatu negara dari sistem dinamis. Para konsep memiliki banyak arti
lain dalam konteks yang berbeda. Informasi bisa di katakan sebagai pengetahuan
yang didapatkan dari pembelajaran, pengalaman, atau instruksi . Namun, istilah
ini memiliki banyak arti bergantung pada konteksnya, dan secara umum
berhubungan erat dengan konsep seperti arti, pengetahuan, negentropy, Persepsi,
Stimulus, komunikasi, kebenaran, representasi, dan rangsangan mental.Dalam
beberapa hal pengetahuan tentang peristiwa-peristiwa tertentu atau situasi yang
telah dikumpulkan atau diterima melalui proses komunikasi, pengumpulan
intelejen, ataupun didapatkan dari berita juga dinamakan informasi. Informasi
yang berupa koleksi data dan fakta seringkali dinamakan informasi statistik.
Dalam bidang ilmu komputer, informasi adalah data yang disimpan, diproses, atau
ditransmisikan. Penelitian ini memfokuskan pada definisi informasi sebagai
pengetahuan yang didapatkan dari pembelajaran, pengalaman, atau instruksi dan
alirannya.Informasi adalah data yang telah diberi makna melalui konteks.
Sebagai contoh, dokumen berbentuk spreadsheet (semisal dari Microsoft Excel)
seringkali digunakan untuk membuat informasi dari data yang ada di dalamnya.
Laporan laba rugi dan neraca merupakan bentuk informasi, sementara angka-angka
di dalamnya merupakan data yang telah diberi konteks sehingga menjadi punya
makna dan manfaat. Para ahli memiliki banyak arti lain tentang informasi.
Informasi bisa dikatakan sebagai pengetahuan yang didapatkan dari belajar,
pengalaman atau instruksi. Namun, istilah ini memiliki banyak arti tergantung
pada konteksnya.
Contoh kasus :
saat anda bertanya kepada teman
mengenai makanan favoritnya, kemudian teman anda akan menjawab bahwa makanan
favoritnya itu sate dan baso. Dari jawaban teman anda tadi mengenai makanan
favoritnya itu berupa “sate” dan “baso” adalah informasi baru bagi kamu.
Sehingga dari jawaban teman anda, anda menjadi tahu bahwa makanan favorit teman
anda adalah sate dan baso.
PENGERTIAN INFORMASI MENURUT PARA AHLI
1.
Abdul
Kadir (2002: 31); McFadden dkk (1999) mendefinisikan informasi sebagai data
yang telah diproses sedemikian rupa sehingga meningkatkan pengetahuan seseorang
yang menggunakan data tersebut.
2.
Azhar
Susanto (2004:46) dalam bukunya Sistem Informasi Akuntansi, menyatakan
bahwa informasi adalah hasil pengolahan data yang memberikan arti dan manfaat.
3.
Burch dan
Strater menyatakan bahwa informasi adalah pengumpulan atau pengolahan data
untuk memberikan pengetahuan atau keterangan.
4.
George R.
Terry berpendapat bahwa informasi adalah data yang penting yang memberikan
pengetahuan yang berguna.
5.
Jogianto
(2004:8) dalam bukunya yang berjudul Analisis dan Desain Sistem Informasi,
berpendapat bahwa informasi adalah data yang diolah menjadi bentuk yang lebih
berguna bagi yang menerimanya.
Berdasarkan Pengertian informasi
menurut para ahli yang telah disebutkan diatas, dapat disimpulkan bahwa
informasi adalah sekumpulan fakta-fakta yang telah diolah menjadi bentuk data,
sehingga dapat menjadi lebih berguna dan dapat digunakan oleh siapa saja yang
membutuhkan data-data tersebut sebagai pengetahuan ataupun dapat digunakan
dalam pengambilan keputusan.
KARAKTERISTIK INFORMASI SIAP PAKAI
Informasi yang baik merupakan hal
penting dalam pengambilan suatu keputusan, kualitas infromasi sangat menentukan
keputusan yang diambil. Tidak semua informasi perlu kita kuasai. Hanya
informasi penting saja yang kita perlukan. Berikut ini beberapa ciri informasi
yang baik.
1. Akurat
Syarat utama informasi dikatakan siap pakai adalah
akurat. Informasi yang diterima harus benar, merefleksikan fakta yang
sebenarnya, tepat, dan sebaiknya merupakan hasil analisis statistik yang baik.
2. Tepat Waktu
Selain akurat informasi harus tepat waktu, dalam arti
informasi harus tersedia pada saat yang dibutuhkan. Misalnya bagian pemasaran
dan pemesanan barang harus mengetahui jenis dan jumlah stok barang di gudang.
Jangan sampai bagian pemasaran menjanjikan pengiriman barang kepada konsumen
sementara stok barang di gudang tidak tersedia. Bagian pemasaran perlu
mengetahui jumlah seluruh stok barang digudang guna keperluan pengirimannya.
3. Relevan
Selanjutnya karakteristik informasi siap pakai adalah
relevan, dalam arti informasi yang disampaikan memiliki hubungan terkait dengan
keputusan yang akan diambil. Misalnya, hal-hal yang perlu dipertimbangkan dalam
menyeleksi calon pegawai adalah latar belakang pendidikan, pengalaman kerja,
pelatihan yang pernah diikuti, usia, gender maupun status calon pegawai.
4. Lengkap dan Memadai
Karakteristik selanjutnya adalah informasi yang
diterima harus lengkap dan memadai dalam kuantitas dan kualitas sesuai laporan
yang dibutuhkan. Misalnya, pemegang saham ingin meninjau secara langsung
seluruh laporan perusahaan. Dengan demikian, perusahaan harus menyediakan
informasi secara rinci berupa neraca keuangan, laporan laba-rugi, laporan arus
kas dan lain sebagainya.
5. Up to Date
Informasi juga harus Up to Date, hal ini karena
lingkungan selalu mengalami perubahan setiap saat. Perubahan dapat menimbulkan
kesempatan tersendiri. Perubahan tersebut tidak dapat dicegah melainkan harus
di antisipasi dengan baik. Oleh karena itu informasi yang diperoleh terbaru dan
mengakomodir perubahan-perubahan yang terjadi dan memudahkan manajemen
mengambil keputusan yang tepat.
6. Dapat Diandalkan
Informasi harus handal dan dapat dipercaya, juga dapat
dipertanggungjawabkan kebenarannya. Informasi yang tidak jelas sumbernya akan
tidak handal dan tidak dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya. Dengan
demikian sumber informasi harus terpercaya/ diperoleh dengan cara tepat, dan
diroses dengan cara yang benar, serta pendistribusiannya dapat dipercaya.
7. Dapat Dimengerti
Karakterisitik informasi selanjutnya adalah dapat
dimengerti, informasi harus dapat dibaca dan dipahami dengan baik agar
informasi tersebut berguna bagi para pembuat keputusan, meskipun pengguna
informasi dianggap memiliki pengetahuan yang cukup untuk memahami informasi
tersebut. Jika informasi mudah dimengerti oleh pengguna informasi maka proses
pembuatan keputusan dapat dipercepat.
8. Dapat Dibandingkan
Informasi harus dapat dibandingkan dengan keadaan
perusahaan saat ini, masa lalu, dan masa yang akan datang, serta kemampuan
potensial yang dimiliki kepada pihak asing.
CIRI-CIRI
INFORMASI
Ciri-ciri dari informasi ini idealnya dimiliki oleh
informasi yang dibutuhkan ketika kita akan merumuskan atau membuat kebijakan
tertentu, sehingga tindakan atau aktivitas yang diambil sesuai dengan kebutuhan
dan tujuan pemakaian informasi yang dimaksud.
Informasi memiliki ciri sebagai berikut :
a. Memiliki
nilai (benar atau salah), berhubungan dengan kenyataan atau tidak. Bila
informasi salah tetapi penerima mempercayainya maka sama seperti informasi yang
benar.
b. Baru
bagi penerima informasi memperbaharui atau memberikan tambahan informasi yang
telah ada.
c. Korektif terhadap masalah yang salah
d. Penegas,
mempertegas informasi yang ada
Deni Darmawan (2001) menjelaskan
6 ciri dari informasi yang bisa memberikan makna bagi pengguna, diantaranya:
a)
Amount of
Information (Kuantitas Informasi), dalam arti bahwa informasi yang diolah
oleh suatu prosedur pengolahan informasi mampu memenuhi kebutuhan banyaknya
informasi.
b)
Quality
of Information (Kualitas Informasi), dalam arti bahwa informasi yang diolah
oleh sistem pengolahan tertentu mampu memenuhi kebutuhan kualitas informasi.
c)
Recency of Information (Informasi Aktual),
dalam arti bahwa informasi yang diolah oleh sistem pengolahan tertentu mampu
memenuhi kebutuhan informasi baru.
d)
Relevance
of Information (Informasi yang relevan atau sesuai), dalam arti bahwa
informasi yang oleh sistem pengolahan tertentu mampu memenuhi kebutuhan
informasi.
e)
Accuracy
of Information ( Ketepatan Informasi), dalam arti bahwa informasi yang oleh
sistem pengolahan tertentu mampu memenuhi kebutuhan informasi
f)
Autehnticity of Information ( Kebenaran
Informasi), dalam arti bahwa informasi yang dikelola oleh sistem pengolahan
tertentu mampu memenuhi kebutuhan informasi yang benar.
KUALITAS INFORMASI
Kualitas informasi (bahasa
Inggris: information quality) adalah sejauh mana informasi secara konsisten
dapat memenuhi persyaratan dan harapan semua orang yang membutuhkan informasi
tersebut untuk melakukan proses mereka. Konsep ini dikaitkan dengan konsep
produk informasi yang menggunakan data sebagai masukan dan informasi
didefinisikan sebagai data yang telah diolah sehingga memberikan makna bagi
penerima informasi. Kualitas informasi bersifat multidimensi dan berbagai
variasi karakteristik pengukur telah diusulkan oleh beberapa penulis. Secara
umum, dimensi kualitas informasi dapat dikelompokkan ke dalam empat kategori:
intrinsik, kontekstual, representasi, dan aksesibilitas atau keteraksesan.
Kualitas informasi (quality of
information) sangat dipengaruhi atau ditentukan beberapahal, yaitu :
a. Relevan (relevancy)
Berarti informasi harus memberikan manfaat bagi
pemakainya. Relevansi informasi untuk tiap-tiap orang satu dengan yang lainnya
berbeda. Misalnya informasi mengenai sebab-musabab kerusakan mesin
produksikepada akuntan perusahaan adalah kurang relevan dan akan lebih relevan
biladitujukan kepada ahli teknik perusahaan
b. Akurat (accuracy)
Informasi harus bebas dari kesalahan-kesalahan dan
tidak bias atau menyesatkan, dan harus
jelas mencerminkan maksudnya.Ketidakakuratan dapat terjadi karena sumber
informasi (data) mengalamigangguan atau kesengajaan sehingga merusak atau
merubah data-data aslitersebut
JENIS-JENIS
INFORMASI
1) Berdasarkan penyampaian:
·
Informasi yang disediakan secara berkala
·
Informasi yang disediakan secara tiba-tiba
·
Informasi yang disediakan setiap saat
·
Informasi yang dikecualikan
·
Informasi yang diperoleh berdasarkan permintaan
2) Berdasar kegunaan:
·
Informasi
yang menambah pengetahuan, misalnya: peristiwa-peristiwa, pendidikan,
kegiatan selebritis.
·
Informasi
yang mengajari pembaca (informasi edukatif), misalnya makalah yang berisi
tentang cara berternak itik, artikel tentang cara membina persahabatan, dan
lain-lain.
·
Informasi
berdasarkan format penyajian, yaitu informasi yang dibedakan berdasarkan
bentuk penyajian informasinya. Misalnya: informasi dalam bentuk tulisan
(berita, artikel, esai, resensi, kolom, tajuk rencana, dll),
·
.
Informasi berdasarkan bidang kehidupan adalah informasi berdasarkan
bidang-bidang kehidupan yang ada, misalnya pendidikan, olahraga, musik, sastra,
budaya, dan iptek.
·
Informasi
berdasarkan lokasi peristiwa, adalah informasi berdasarkan lokasi peristiwa
berlangsung, yaitu informasi dari dalam negeri dan informasi dari luar negeri.
KEGUNAAN
1. informasi yang menambah pengetahuan,
misalnya: peristiwa-peristiwa, pendidikan, kegiatan selebritis.
2. Informasi yang mengajari pembaca (informasi
edukatif), misalnya makalah yang berisi tentang cara berternak itik,
artikel tentang cara membina persahabatan, dan lain-lain.
3. Informasi berdasarkan format penyajian,
yaitu informasi yang dibedakan berdasarkan bentuk penyajian informasinya.
Misalnya: informasi dalam bentuk tulisan (berita, artikel, esai, resensi,
kolom, tajuk rencana, dll),
SUMBER :
http://www.artikelsiana.com/2014/10/pengertian-informasi-jenis-jenis-informasi.html/
11oktober 2015,12:36 WIB
http://alamtekno.blogspot.co.id/2013/05/pengertian-definsi-informasi.html/
11 oktober 2015 12:33wib
Nama : ANDINTA CASTINE PUTRI
kelas : 2pa18